Minggu, 27 Maret 2016

Tetap Istiqomah :)

Untuk kita yang sering mengeluh saat badai ujian menerpa dengan lembut di hidup kita. 
Untuk kita yang sering berputus asa menganggap Tuhan tak adil terhadap kita. 
Untuk kita yang sering merasa sedih, merasa tak kuat menghadapi masalah, hingga menangis sendiri ditengah malam yang dingin, sepi menyekuk hati. 
Tanpa di sadari atau tidak, seringkali kita merasa terbebani oleh ujian dan cobaan
yang di berikan oleh Tuhan. 

Sering dan tak jarang kita mengeluh, menganggap bahwa Tuhan tidak adil. 
Kita sering merasa ujian dan cobaan yang diberikan Tuhan terlampau berat. 
Hingga tak jarang kita menangis tersedu sedu. 
Pertanyaannya seberat itukah ujian yang diberikan Tuhan? Sesulit itukah? Jawabannya tidak. 
Jikalau seorang guru saja tahu bagaimana kemampuan para siswanya dalam memberikan soal ujian. 
Bagaimana dengan Tuhan kita yang Maha Tahu. 

Aku yakin dan sangat yakin Tuhan lebih tahu kemampuan kita, bahkan sangat tahu. 
Seorang guru tidak akan memberikan soal ujian kelas VI kepada siswanya yang kelas IV SD. 
Jelas itu tidak mungkin. 
Maka Tuhan kita pun tak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan kita. 
Jelas itu tidak mungkin. 
Tuhan kita tahu seberapa kuat kita menahan beban ujian. 
Jikalau seorang guru saja selalu membuat kunci jawaban saat memberikan soal ujian kepada siswanya, maka Tuhan kita pun sama. 
Dia Yang Maha Mengetahui Sesuatu, selalu memiliki kunci jawaban disetiap ujian yang Dia berikan kepada hamba-hambanya. 

Bahkan dalam firmannya Dia berjanji kepada kita. 
Dalam surat Al Inshirah ayat 5-6. 
5. Fa inna ma’al ‘usri yusraa [yusran]. 
Sebab sesungguhnya beserta (sehabis) kesulitan itu ada kemudahan. 
6. Inna ma’al ‘usri yusraa [yusran]. 
Sesungguhnya beserta (sehabis) kesulitan ada kemudahan. 

Maka janji Tuhan itu pasti. 
Terkadang Tuhan memberikan ujian kepada kita ujian yang berat. 
Karena Dia percaya kepada kita, melebihi kita percaya pada diri kita sendiri. 
So, jangan berputus asa, tetap semangat, tetap tersenyum. 
Hidup ini indah jika kita mampu memaknainya. 
Tetap istiqomah :)

0 komentar: